Intellasia East Asia News – Rusia, China coba selesaikan pembicaraan gas sebelum kunjungan Putin
ResourceAsia

Intellasia East Asia News – Rusia, China coba selesaikan pembicaraan gas sebelum kunjungan Putin

Moskow dan Beijing berencana untuk mengakhiri satu dekade pembicaraan tentang pasokan gas alam Rusia sebelum Presiden Vladimir Putin diperkirakan melakukan perjalanan ke China bulan depan, kata seorang wakil perdana menteri, Senin.

Wakil Perdana Menteri Arkady Dvorkovich, berbicara setelah kunjungan ke China pekan lalu, juga mengatakan perusahaan China ingin berinvestasi di bekas semenanjung Ukraina di Krimea yang diambil alih oleh Rusia bulan lalu.

“Tentang gas, pembicaraan hampir selesai, dan ada niat bersama untuk menyelesaikan pekerjaan ini sebelum kunjungan presiden Rusia pada Mei tahun ini,” kata Dvorkovich dalam pertemuan pemerintah yang dipimpin oleh perdana menteri Dmitry Medvedev.

Gazprom dan CNPC menandatangani perjanjian kerangka kerja pada tahun 2009 yang pada akhirnya dapat melihat hampir 70 miliar meter kubik gas Rusia dikirim ke China setiap tahun selama 30 tahun ke depan.

Intellasia East Asia News – Rusia, China coba selesaikan pembicaraan gas sebelum kunjungan Putin

Presiden Rusia Vladimir Putin melihat selama pertemuan di kediamannya Novo-Ogaryovo di luar Moskow, pada 14 April 2014 (AFP)

Pembicaraan selama dekade terakhir telah terperosok dalam perbedaan harga dan kontrak akhir terbukti sulit dipahami.

Rusia dalam beberapa tahun terakhir berusaha untuk menyelaraskan dirinya lebih dekat dengan China karena berusaha untuk membuka pasar energi baru di Asia dan upaya tersebut diperkirakan akan meningkat dalam menghadapi konfrontasi baru antara Moskow dan Barat atas Ukraina.

Penandatanganan kontrak gas akan menjadi sorotan bagi Putin setelah Amerika Serikat dan Uni Eropa menjatuhkan sanksi terhadap beberapa sekutu terdekatnya menyusul pengambilalihan Rusia atas semenanjung Ukraina di Ukraina.

Analis mengatakan bahwa China kemungkinan akan menggunakan isolasi Rusia yang berkembang dari pasar Barat untuk menegosiasikan harga yang lebih rendah.

Dvorkovich mengatakan bahwa selama pembicaraan minggu lalu dia telah memenangkan janji dari Cina untuk berinvestasi di semenanjung Krimea yang miskin yang pengambilalihannya oleh Rusia dikutuk oleh Barat sebagai aneksasi.

“Kami telah sepakat bahwa kami akan melihat proyek-proyek baru termasuk di wilayah baru kami dan rekan-rekan China kami yang terlibat dalam energi alternatif tertarik untuk mengambil bagian dalam proyek-proyek ini di Republik Krimea,” kata Dvorkovich.

Dia juga mengatakan Rusia dan China sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang batu bara, listrik, minyak, dan produk minyak.

https://sg.news.yahoo.com/russia-china-try-finish-gas-talks-putins-visit-181711778-finance.html

Tag: unggulan

Kategori: ResourceAsia


Cetak Postingan Ini

Posted By : togel hk